post-image
user

Cilegon- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Cilegon menggelar Dialog dan Sosialisasi Peraturan Bersama Menteri (PBM) no. 9.8 tahun 2006, kegiatan ini berlangsung di Aula I Masjid Agung Nurul Ikhlas Kota Cilegon Selasa, (19/12).


Plt. Walikota Cilegon Edi Ariadi dalam sambutannya mengatakan perbedaan agama membutuhkan masyarakat yang rukun dan damai. "kemajemukan agama yang diyakini masyarakat indonesia dimana seluruh agama yang diakui di negara ini membutuhkan konsep yang memungkinkan terciptanya masyarakat yang damai dan rukun ," ungkapnya.



Lebih lanjut, Edi sangat menyambut baik inisiasi FKUB Kota Cilegon. " Pemerintah Kota Cilegon sangat menyambut baik inisiasi FKUB Kota Cilegon untuk melaksanakan kegiatan ini, selain sebagai ajang untuk semakin meningkatkan silaturahmi kita juga bisa mengetahui dari PBM tersebut." Jelasnya. 

Selain itu, Edi juga mengajak masyarakat kota cilegon agar menjaga kearifan lokal. "Kepada seluruh masyarakat Kota Cilegon, kita harus selalu menjaga kearifan lokal Kota Cilegon dan kita pun harus memberikan pengertian kepada yang berbeda agama, jangan sampai ada konflik horizontal antar agama," ucapnya.


Diakhir sambutannya Edi mengingatkan kepada masyarakat Kota Cilegon agar lebih selektif dalam menyebarluaskan informasi. "Saya ingatkan kepada seluruh masyarakat kota cilegon terutama kepada para tokoh agama,tokoh masyarakat, untuk mengecek dengan sebaik-baiknya setiap informasi yang diterima. Kemudian selektif dalam menyebarluaskan informasi yang tidak valid kepada orang lain apalagi informasi itu mengandung unsur yang dapat memecah belah masyarakat" tuturnya.


'