post-image
user

Cilegon- Pemerintahan Kota Cilegon melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Cilegon tentang penataan dan pemanfaatan data administrasi pertanahan di Kota Cilegon, acara ini diselenggarakan di Aula Setda II Kota Cilegon, Kamis (01/02).


Plt Walikota Cilegon Edi Ariyadi menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara pemerintahan dengan BPN untuk penataan dan pemanfaatan data administrasi pertanahan di Kota Cilegon. “ Perlu saya jelaskan maksud dan tujuan dari pembuatan nota kesepahaman ini yaitu untuk menjembatani antara pemerintah Kota Cilegon dengan kantor pertanahan Kota Cilegon dalam melaksanakan kerja sama serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) dan pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) di Kota Cilegon,” ungkapnya. 


Lebih lanjut, edi juga mendukung kegiatan ini sebagai bukti nyata hadirnya pemerintah daerah khusunya pemerintah Kota Cilegon dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia berupa pensertifikatan Tanah secara menyeluruh dalam program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). “Perlu saya sampaikan bahwa dengan adanya permohonan dukungan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap oleh kantor Pertanahan Kota Cilegon, dari Pemerintah Kota Cilegon untuk mengintegrasikan data perpajakan daerah Khususnya Pajak Bumi Bangunan dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan BEA Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) diharapkan dapat mendongkrak pendapatan asli daerah yang berasal dari sektor perpajakan daerah,”jelasnya.


Menurut Edi, dengan adanya Nota Kesepahaman (MoU) ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk perjanjian kerjasama antara BPKAD dengan kantor Pertanahan Kota Cilegon untuk Kegiatan Perpajakan Daerah dan Validasi Aset Daerah untuk Kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan memberikan manfaat yang besar untuk kemajuan Kota Cilegon. “Saya sampaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kota Cilegon dengan Kantor Pertanahan Kota Cilegon tentang Penataan dan Pemanfaatan Data Administrasi Pertanahan di Kota Cilegon agar dapat diimplementasikan.”pungkasnya.


Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional Kris Joko Sriyanto dalam sambutannya berharap melalui Pemerintah Kota Cilegon dapat bekerjasama Inventerisasi Aset Pertanahan, untuk meningkatkan modal dasar kesejahteraan masyarakat. “Saya berharap melalui program Pendaftaran Tanah Sistematik dapat diidentifikasi secara keseluruhan tanah yang yang bersertifikat maupun belum bersertifikat sehingga dapat diterbitkan,”harapnya.