post-image
user

Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Sari Suryati menyampaikan akan pentingnya Modernisasi Pengadaan barang/jasa. Hal itu mengingat, meningkatnya nilai belanja pemerintah melalui pengadaan, tuntutan transparansi penggunaan anggaran dan harga yang lebih mahal. Hal tersebut disampaikan Sekda Kota Cilegon saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Transformasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui Implementasi Konsolidasi Pengadaan Probity Advice yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Komitmen Bersama Antara Pemerintah Kota Cilegon Dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Aula Setda II Kota Cilegon, Senin (07/03).


Sari Suryati juga menginstruksikan kepada BPBJP Cilegon, agar dalam hal probity advice segera membangun kerjasama dinamis dengan LKPP. “Saya mengintruksikan kepada BPBJP Cilegon agar dapat bekerjasama melalui konsolidasi pengadaan dalam hal probity advice dengan LKPP supaya dapat berjalan dinamis sambil memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kita mampu bergerak cepat," ungkapnya.


Pada kesempatan itu, Sari juga mengatakan konsolidasi pengadaan saling terhubung dengan probity advice untuk menciptakan good government dan clean governance di Kota Cilegon. “Saya sampaikan adanya konsolidasi pengadaan saling terhubung dengan probity advice untuk mengawal program pemerintah yang bersih dan baik yaitu Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4D), probity audit, probity advice, pendampingan Kerangka Acuan Kerja (KAK), ” terangnya.


Lebih lanjut, Sari berharap sosialisasi dan penandatanganan komitmen ini dapat menimbulkan berbagai konsekuensi strategis bagi BPBJP Cilegon dan seluruh OPD. “Saya harap adanya sosialisasi dan penandatanganan komitmen ini dapat membangun kerjasama untuk menginventarisasi paket-paket pengadaan untuk meningkatkan kinerja pelayanan yang diberikan,”harapnya.

'