post-image
user

Selain pengetahuan dan keterampilan khusus, juga dibutuhkan nyali besar dalam melaksanakan pekerjaan ini." saya ucapkan terimakasih dan rasa haru yang sangat dalam. karena pekerjaan memandikan jenazah bukanlah pekerjaan yang mudah," ungkap Plt. Walikota Cilegon H. Edi Ariadi saat memberikan sambutan pendistribusian dana Zakat, Infak dan Shodaqoh (ZIS), Selasa, (15/5).


Lebih lanjut Edi Ariadi mengatakan, pengetahuan dan keterampilan dalam mengurus jenazah sangat diperlukan pada kehidupan masyarakat. Hal ini dipandang sangat penting sehingga pada kesempatan ini Pemkot Cilegon melalui Baznas Kota Cilegon dapat memberikan penghargaan berupa bantuan kepada seluruh pemandi jenazah." saya ucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada segenap jajaran pengurus Baznas Kota Cilegon atas kinerja dan dedikasinya dalam upaya memberikan sumbangsih terhadap pengelolaan dana ZIS, saya berharap kepada Lembaga Baznas bekerjasama dengan Lembaga terkait, agar senantiasa melakukan pembinaan dan pendataan secara intensif kepada para petugas pemandi jenazah di Kota Cilegon, tidak hanya dari golongan tua tapi yang diharapkan golongan anak-anak muda kita," harapnya.


Sementara itu, Plt. Ketua Baznas Kota Cilegon Drs.H. Yayat Supriadi, MPdi. menuturkan, pendistribusian Dana ZIS kali ini untuk para pemandi jenazah, yang dananya berasal dari zakat para Aparatur Sipil Negara dan masyarakat." Kita salurkan dana ZIS untuk para pemandi jenazah se-Kota Cilegon yang berjumlah 353 orang dari Bulan Desember 2017 hingga Maret 2018, dimana setiap orang mendapatkan 200 ribu perbulan dengan total anggaran sebesar 282.400.000 Rupiah," jelasnya. (Irwan).