post-image
user

Dinas pemadam kebakaran dan penyelamatana (Damkar) Kota Cilegon menghimbau kepada warga untuk waspada pada waktu sahur dan tarawih. Pasalnya, waktu-waktu tersebut merupakan waktu rawan teejadinya kebakaran.


Kepala Damkar Cilegon Nikmatulloh mengatajan, saat hendak tarawih terkadang banyak warga yang lupa mematikan kompor, sampai tidak mencabut barang-barang elektronik yang mudah terbakar. "saya minta jika sebelum melaksanakan ibadah salat tarawih warga melakukan pengecekan kembali terhadap alat dan barang yang mudah menimbulkan potensi kebakaran," katanya.


Nikmatulloh melanjutkan, sementara untuk waktu sahur kebanyakan warga melakukan aktifitas memasak dalam keadaan mengantuk."kami juga berharap waktu sahur juga harus diwaspadai, sebab kondisi tersebut juga merupakan kondisi dimana kerawanan bisa terjadi," jelasnya.


Sementara itu,,Kepala Seksi Pencegahan pada Damkar Cilegon, Pedro Sio Apinto mengungkapkan, selain harus mencegah, warga juga harus bisa melakukan antisipasi dini kebakaran, sehingga sebelum api membesar bisa dimatikan." jika sudah terlanjur terjadi maka warga harus tetap melakukan pencegahan dini dengan mematikan api memakai alat tradisional serpeti handuk basah, atau menggunakan alat modern sepert Apar," ungkapnya.


 

'