post-image
user

Cilegon-Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Cilegon Teten Hertiaman menegaskan kepada Tim PHO terutama kepada Pejabat Pembuat Keputusan (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pembangunan Sport Center  harus benar-benar selektif dan tidak main-main.” Saya tekankan kepada PPK dan PPTK  harus benar-benar selektif dan tidak main-main, jika pada pemeriksaan sebelum Provisional Hand Over ( PHO ) dilakukan ada kejanggalan, PPK dan PPTK harus berani menegur bila perlu jangan dilolosin,” tegas Teten Hertiaman disela-sela pemeriksaan Hasil Pekerjaan Sport Center Cilegon, Kamis (20/12).


Lebih lanjut Teten Hertiaman Mengatakan, berbagai kegiatan untuk melaksanakan pekerjaan lanjutan Sprot Center sudah dimulai. Saat ini sudah masuk tahap akhir atau finishing.” Pembangunan sport Center saat ini sudah memasuki tahap akhir, saya harapkan jangan sampai pekerjaan yang bermasalah,” jelasnya.


Sementara itu, Edward Susanto selaku PPK mengaku akan berkomitmen dan selektif mungkin dalam pemeriksaan hasil pekrjaan ini. Pembangunan lanjutan Sport Center ini memasuki tahap akhir untuk pembangunan Tribun Barat,Utara, selatan dan Timur.” Saya akan berkomitmen apa adanya dalam pemeriksaan dan menerima apapun hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Konsultan, Inspektorat dan kejaksaan, jika memang bermasalah tidak akan diloloskan,” jelas Edward.


Edward melanjutkan, pemeriksaan ini merupakan tahapan, dimana sebelum pekerjaan di Serahkan sementara Pekerjaan (PHO) maka pekerjannya harus di periksa atau di audit.


Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cilegon menargetkan proyek senilai Rp 56 miliar itu dapat rampung sebelum batas waktu akhir pekerjaan pada 22 Desember mendatang.


 


 

'