post-image
user

Cilegon-Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pajak Daerah Wilayah 3 Cabng Grogol-Pulomerak mengadakan penyuluahan pajak daerah adalah Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), bertempat disalah satu rumah makan di Cilegon, Kamis (11/4).” Kami sengaja mengundang para Notaris Se-Kota Cilegon, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS), Camat Se-Kota Cilegon dan Pihak Developer guna  mengoptimalkan peran PPAT/PPATS dalam penerimaan BPHTB, menjalin talisilaturahmi antara pemerintah Kota Cilegon khsusunya BPKAD dengan para PPAT/PPATS serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Guna meningkatkan PendapatanAsli Daerah ,” jelas Kepala UPT Pajak Daerah Wilayah 3 Hadi Permana.


Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cilegon Maman Mauludin mengapreasiasi kepada para Notaris dan PPAT/PPATS yang telah berpartisipasi dan berperan aktif dalam meningkatkan pendapatan asli daerah.” saya ucapkan terikasih kepada seluruh undangan tidak terkecuali para PPAT/PPATS yang selama ini turut berpartisipasi dalam membangun kota cilegon melalui pembuatan akta peralihan tanah, dimana dalam proses pembuatan akta peralhan tersebut menimbulkan kewajiban pajak salah satunya adalah Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang pembayarannya merupakan kewajiban pihak yang memperoleh ha katas tanah dan bangunan,” ungkapnya.


Lebih lanjut Maman Mauludin mengatakan, kota cilegon tahun ini genap berusia 20 tahun dengan tema Dua Dasa Warsa Kota Cilegon kita eratkan kebersamaan menuju cilegon maju dan sejahtera.” tema tersebut sangatlah relevan dengan kegiatan penyuluhan pajak daerah saat ini, yakni untuk meningkatkan pendapatn asli daerah, maka peran serta dari PPAT/PPATS bersama-sama dengan para pengembang perumahan, kami harapkan untuk lebih dipererat dan ditingkatkan, sehingga tujuan kota cilegon yang maju dan sejahtera dpat segara terealisasi,” tuturnya.


Dijelaskan Kepala BPKAD Kota Cilegon, Saat ini Pemerintah Kota Cilegon tengah menjalankan beberapa program baik yang sudah, tengah dan akan dijalankan diantaranya, Penataan Kota melalui Gerbang Kota, Landmark, Pembangunan JLU, Pembangunan Stadion, Smrat City, Pelabuhan Warnasari, Pelayanan sistem angkut dan program pro rakyat yang membutuhkan pembiayaan yang tidak sedikit, dan salah satunya sumber pembiayaan berasal dari pajak daerah.


Maman berharap partisipasi dari wajib pajak sangatlah menentukan penerimaan pajak daerah, yang akan dgunakan untuk melaksanakan pembangunan dan penyelenggranaan pemerintahan”. Untuk saya mengharapkan kepada wajib pajak lebih giat lagi dalam melaksanakan kewajibannya, tentunya dengan peran serta dari para PPAT/PPATS dan pengembang perumahan di Kota Cilegon,” tutupnya.


(Diskominfo) #infopemkotcilegon


 

'