post-image
user

Portal.CILEGON - Sebanyak 254 siswa Yayasan Pendidikan Al-Ishlah (YPA) lulus dan dilepas secara simbolis pada acara pelepasan di salah satu aula hotel, Jumat (3/5). Mereka terdiri dari siswa Sekolah Mengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).


Ketua YPA, Ratu Ati Marliati percaya dengan bekal keilmuan serta peluang yang terbuka luas di bidang bisnis hotel dan kesehatan di Kota Cilegon, lulusan yayasannya mampu berkiprah dan mengisi dunia kerja."Sekolah kami ini berbeda dan memiliki spesifikasi jurusan farmasi, perhotelan dan kesehatan. Ini menjadi peluang besar untuk mengisi dunia kerja dibidang tersebut yang di Kota Cilegon cukup banyak dan sekolahnya masih sedikit," katanya kepada wartawan.


Kendati peluang kerja cukup luas, kata Ati, para siswa juga diharapkan mampu melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, sehingga keilmuan yang sudah didapatkan bisa lebih dikembangkan lebih tinggi lagi."Lulusannya siap kerja, namun kami berharap juga peluang untuk terus keperguruan tinggi melanjutkan pendidikan juga harus didorong," paparnya.


Ati menyatakan, dengan kiprah YPA dari 1993 diharapkan berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) terutama dalam bidang pendidikan. Berbagai pos pekerjaan dan kepemimpinan, lanjut Ati, bisa juga diisi oleh lulusan YPA."Ini bagian kontribusi kami dalam mendukung pemerintah, khususnya bidang pendidikan, sehingga seluruh masyarakat bisa mengenyam pendidikan, terlebih kami harap kiprah kami bisa dirasakan masyarakat" paparnya.


Sementara itu, Pengurus Yayasan Al Islah, Ratu Amalia Hayani menyatakan, kedepannya pendidikan YPA dari sisi kualitas keilmuam terus dikembangkan, baik sisi kurikulum maupun pangajarnya, sehingga lulusan Al Ishlah bisa siap bersaing dalam dunia kerja maupun perguruan tinggi negeri."Kami fokus saja pengembangan pendidikannya. Untuk menambah jurusan dan lainnya belum ada, sehingga kualitasnya semakin baik," imbuhnya.


Amal menjelaskan, selain sekolah formal, pesantren Al Ishlah juga diharapkan mampu berkntribusi dalam mewujudkan kader-kader ummat, sehingga kepemimpinan dan ulama kedepan bisa lahir dari Al Ishlah.“Pesantren juga kami mantapkan kurikulumnya. Kami harap banyak dai dan para ulama muncul dari sini,” imbuhnya.






 

'