post-image
user

PC.CILEGON – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Pajak Daerah Wilayah III Kecamatan Grogol dan Pulomerak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cilegon melakukan pelayanan keliling pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) diseluruh Kelurahan yang ada di Kecamatan Grogol dan Pulomerak. Hal tersebut dilakukan dalam upaya mendekatkan pelayanan dan memotivasi wajib pajak (WP) untuk melakukan pembayaran tepat waktu sebelum jatuh tempo.” Tuuannya diadakannya PBB keliling ini untuk mendekatkan pelyanan kepada masyarakat yang akan membayar pajak, sekaligus mensosialisasikan kepada wajib pajak tentang pajak yang yang harus dibayar dan yang gratis,” jelas Kepala (UPT) Pelayanan Pajak Daerah Wilayah III Kecamatan Grogol dan Pulomerak Andi wibisono, saat ditemui di Kelurahan Grogol, Kamis (8/8).


Lebih lanjut Andi menuturkan, kegiatan pelayanan keliling tersebut dilakukan selama 16 hari di seluruh kelurahan se-Kecamatan Grogol dan Pulomerak. Sebelum jatuh tempo pada tanggal 31 Agustus. “Diluar ekspektasi kami, justru cukup banyak warga yang bayar. Ini merupakan bagian inovasi pelayanan yang akan terus ditingkatkan, sehingga pada akhir tahun nanti target bisa tercapai Bahkan ada yang sudah lewat bertahun-tahun juga melunasi PBB-nya,” katanya.


Sementara itu, Kepala Sub Bagian (Kasubag) UPT Pelayanan Pajak Daerah Wilayah III Kecamatan Grogol dan Pulomerak (BPKAD) Kota Cilegon Firman mengungkapkan, dengan keberhasilan program pelayanan keliling tersebut pada 2019 akan dimulai lebih awal dan intensitasnya akan dilakukan lebih lama, sehingga  pembayaran PBB P2 bisa melebihi target yang ditentukan. “kegiatan ini pula dibarengi dengan kegiatan sosialiasasi tentang pajak. Program kedepannya akan lebih awal di bulan juli, sehingga lebih luas dan lebih banyak lagi lingkungan yang didatangi,” pungkasnya.


Firman menjelaskan, pelayanan keliling juga akan direncanakan lebih baik dan menyiapkan fasilitas yang lebih layak. Kedepan diharapkan pelayanan bisa melalui mobil keliling pelayanan PBB P2. “Keinginannya kesana, sehingga pelayanan lebih baik da bisa menjangkau lebih banyak lagi. Bahkan, disetiap acara seperti car free day juga akan disiapkan pelayan kelilingnya,” jelasnya.


Sementara itu ismatulloh salah satu Wajib pajak, sangat mengapreasiasi dan berharap semoga kegiatan ini bisa dilakukan setiap tahunnnya.” Ini merupakan kegiatan positif, saya selaku masyarakat sangat senang sehingga pelayanan semakin dekat, dimana kalau bayar pajak dikator cukup memakan waktu dan ongkos ojek, harapannya bisa dilakukan setiap tahun agar masyarakat bisa membayar pajak tepat waktu,” tutupnya. (irw).


 


 


 

'