post-image
user

PC.Cilegon- Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliatu bersama Asda ! Sekda Kota Cilegon Taufiqurohman, Ketua Paguyuban Camatn dan Lurah serta Camat dan Lurah Se- kota Cilegon berbincang santai di Aula Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang, Jum’at (4/10). Acara yang dikemas diskusi dan dialog tersebut, membahas tentang program dan capaian kerja baik kecamatan maupun kelurahan.” Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan koordinasi dan mengevaluasi program kerja baik dikecamatan maupun di kelurahan, dikarenakan baik Lurah maupun Camat harus segera berkumpul dan secepatnya mengatasi ketika ada permasalahan,” ujar Ratu Ati Marliati usai kegiatan.


Lebih lanjut Ratu Ati Marliati menuturkan, dalam kegiatan kali ini yang menjadi pembahasan yakni program Dana Pembanguna Kewilayah Kelurahan (DPW-Kel). Terlebih saat ini akan memasuki akhir tahun 2019.” Yang dibahas dalam kegiatan tadi ialah DPW-Kel, karena saat ini akan memasuki tahap akhir makanya harus fokus di DPW-Kel. Lurah-Lurah harus mengetahui, kelurahan dan lingkungan mana yang belum selesai pengerjaannya dan yang sudah, jika ada yang belum selesai untuk didorong ditahun berikutnya, jadi kegiatan inipun sekalian evaluasi.” Ungkapnya.


Wakil Walikota Cileon menghimbau kepada seluruh Lurah dan camat, agar bisa menyelesaikan sesuai tupoksi masing-masing, agar tingkat kepuasan masyarakat semakin baik lagi.” Saya menghimbau kepada Camatn dan Lurah untuk bisa menyelesaikan sesuai dengan tupoksi masing-masing, terlebih akan memasuki akhir tahun. Camat dan Lurah juga harus melihat ditahun 2019 pembangunnya mencapai atau tidak. Jika ada yang kurang agar ditahun berikutnya bisa kembali diusulkan, agar ada tingkat kepuasan dari masyarakat,” harapnya.


Sementara itu, Camat Jombang  AH. Junaedi mengapreasi dengan adanya kegiatan ini, dimana Camatn dan Lurah bisa berdialog dan mengusulkan program kepada Dinas terkait melalui Wakil Walikota.” Banyak sekali manfaat dari kegiatan dialog pagi ini, selain mempererat talisilaturahmi juga sebagai sarana diskusi tentang program-program baik yang sudah, telah dan akan dijalankan oleh kecamatan dan kelurahan, Sepertyi saat ini para Lurah juga ingin mengetahui adanya perubahan DPW-Kel , yang dulu DPW-kel itu tanpa Dana Alokasi Umum (DAU)  dan 2019 ini ada DAU maksudnya para lurah menginginkan adanya satu kejelasan mana yang DAU mana yang APBD” ungkapnya.(irw).


 


 

'