post-image
user

PC.CILEGON - Taman Baca Masyarakat (TBM) Nawacita yang berada dibantaran kali tepatnya di RT 03/05, Komplek Taman Cilegon Indah (TCI), Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang dimeriahkan oleh belasan anak dari usia pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai dengan usia sekolah dasar (SD) memenuhi ruang TBM Nawacita untuk mengikuti kelas belajar yang diadakan setiap Senin dan Rabu yang dimulai pukul 4 sore.


Pada kali ini, minggu ke dua, kegiatan kelas belajar di TBM Nawacita di isi dengan pembelajaran Origami yang di ajarkan langsung oleh Ibu Aisyah salah satu lulusan dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang.


Pembelajaran Origami tersebut di ikuti oleh puluhan anak-anak bantaran Kali dengan senyum kebahagiaan. Sepulang dari sekolah sore, mereka langsung berkumpul di TBM Nawacita untuk mengikuti kelas pembelajaran Origami.


Ketua TBM Nawacita, Irfan Ali Hakim mengatakan, saat ini sudah berjalan berbagai program untuk membantu pendidikan warga bantaran kali TCI. Diantaranya yakni program literasi untuk meningkatkan minat baca anak, serta program kelas belajar Bahasa Inggris dan Matematika.


"Banyak program kedepannya yang akan kita jalankan di TBM Nawacita ini, sekarang yang sudah berjalan adalah program literasi untuk meningkatkan minat baca anak, serta program kelas belajar. Kedepan juga akan ada program kelas inspirasi, dan pengembangan kreatifitas seni untuk anak-anak bantaran kali TCI," kata Irfan saat ditemui di TBM Nawacita, Selasa(8/10).


Dengan berjalannya program di TBM Nawacita ini, Irfan berharap dapat membantu warga kurang mampu di sepanjang bantaran kali TCI.


"Tujuan kita untuk membantu warga di bantaran kali, agar mereka juga bisa berkembang dengan kreasi dan kreatifitasnya," ungkapnya.


Di tempat yang sama, Sukarman yang merupakan salah seorang warga setempat mengatakan dirinya bersama dengan orang tua anak-anak di bantaran kali TCI sangat terbantu dengan adanya TBM Nawacita yang memberikan tambahan belajar.


"Alhamdulillah, orang tua dan anak-anak disini juga senang, mereka bisa mendapatkan pelajaran tambahan, kalau harus ikut kursus kan biayanya sangat mahal. Semoga TBM Nawacita ini semakin berkembang," katanya.

'