post-image
user

CIlEGON- Sebanyak 73 Kepala Sekolah (Kepsek) di Kota Cilegon dilantik oleh Walikota Cilegon Edi Ariadi. Jumlah tersebut terdiri dari 64 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan 9 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selain itu, Edi juga melantik 17 Penilik Sekolah, 6 Jabatan Fungsional Guru, 1 Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian, dan 1 Assesor Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kepegawaian. 


Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di Aula Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kota Cilegon, Kamis (14/11). Setelah dilakukan pelantikan puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut diberi ucapan selamat oleh Walikota Cilegon Edi Ariadi, Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.


Walikota Cilegon Edi Ariadi dalam amanatnya menyampaikan harapan kepada para kepala sekolah dan pejabat fungsional yang baru saja dilantik agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan mencermati setiap perubahan dan tuntutan jaman yang ada.


 “Kedudukan saudara sebagai kepala sekolah bisa disebut sebagai 'Top Manager' maka dari itu, saya harap semua kepala sekolah harus mampu menyerap, mengayomi setiap aspirasi, dan masykan yang disampikn bawahan saydara ataupun yang muncul ditengah masyarakat dengan setiap kebijakan yang diambil, dan Saya juga menegaskan kepada saudara pejabat fungsional untuk dapat menjaga integritas dan loyalitas berdasarkan keahlian dan keterampilan yang dimiliki,” kata Edi. 


Kedepannya, Edi berpesan kepada para kepala sekolah yang baru dilantik untuk meningkatkan konsolidasi intern unit kerja, dengan membentuk sebuah team work yang tangguh bersama bawahan maupun orangtua murid, dan juga terus melakukan koordinasi atau konsultasi khususnya kepada Dinas Pendidikan maupun lembaga tekhnis lainnya, serta memelihara dan menciptakan iklim yang kondusif khusunya pada proses belajar-mengajar. 


“Saya yakin bila hal-hal tersebut dapat saudara terapkan maka peningkatan mutu sekolah akan tercapai yang akan bermuara pada peningkatan kualitas anak didik,” ujarnya. 

'