post-image
user

PC.CILEGON, - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Khusus Yayasan Pendidikan Warga Krakatau Steel menggelar Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-74 di Lapangan Bapor Krakatau Steel (KS), Sabtu (13/12). Dalam peringatan tersebut dilakukan bakti sosial (Baksos) pemberian sembako kepada warga tidak mampu yang ada disekitar wilayah sekolah, khususnya Yayasan Pendidikan KS (YPKS). Hadir dalam acara peringatan HUT, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, Taufiqurrohman,  Ketua PGRI Cabang Khusus YPWKS, Zulandri Firman, Ketua Komite Siswa YPKS, Hayatu Nufus  dan seluruh guru dan tenga kependidikan serta siswa YPKS.


Ketua Pelaksana Peringatan HUT PGRI Cabang Khusus YPWKS, Tubagus (Tb) Dudi Maulidin menjelaskan, tujuan dari adanya kegiatan tersebut ialah menggugah setiap siswa dan para orang tua siswa untuk bersama-sama melakukan bakti sosial dengan memberikan sembako kepada warga tidak mampu, sehingga diharapkan ada harmonisasi yang terbangun antara dunia pendidikan, khususnya YPKS dengan warga. "Ada kurang lebih 800 paket sembako dan uang tunai Rp10 juta rupiah diberikan kepada warga. Ini bentuk kepedulian YPKS untuk bisa membantu warga sekitar sekolah," katanya kepada Banten Raya, kemarin.


Disisi lain, kegiatan yang baru pertama kali di adakan tersebut, diharapkan mampu mempererat koordinasi antar sekolah yang ada dibawah naungan YPKS, dimana ada sebanyak 12 sekolah, sehingga dengan sinergitas bisa terus meningkatkan profesionalisme para guru yang ada. "Ini supaya kami terus sinergitas untuk membangun profesionalisme guru yang ada dibawah naungan cabang khusus, sehingga kualitas guru bisa semakin baik," paparnya.


Ketua PGRI Cabang Khusus YPWKS, Zulandri Firman menyatakan, ditengah kondisi KS yang terus mengalami keadaan yang goyang, ini menjadi momentum, untuk terus menjaga kekompakan dan solidaritas, sehingga sekolah yang ada di YPKS tetap eksis dan menjaga mutunya. “Sekarang memang sedang gamang. Sebab, biasanya ada subsidi anggaran, namun ditengah kondisi PT KS yang goyang   tidak ada lagi. Namun, secara perinsip kami sipa untuk mandiri dengan tetap kompak dan terus bekerjasama,” ungkapnya.


Ketua Komite Orang Tua Siswa YP KS, Hayati Nufus menyampaikan, dengan memberikan sembako kepada masyarakat sekitar diharapkan bisa terjaga kondusifitas pendidikan. Sebab, dengan kondisi lingkungan nyaman, warga bisa saling menjaga kemanan proses pembelajaran akan berjalan dengan baik.“Kami harap kerjasama dengan warga bisa terus terjalin. Sebab, warga juga berperan penting untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusifitas proses belajar siswa,” paparnya.

'