post-image
user

PC.CILEGON - Guna memastikan pelaksanaan Test Calon Pegawai  Negeri Sipil (CPNS), Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati didampingi Kepala Bidang Informasi Kepegawaian BKN Regional III Budi Haryono, Kepala Badan Kepegawai Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Heri Mardiana dan Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kota Cilegon Aziz Setia Ade Putra meninjau lokasi yang akan digunakan untuk seleksi CPNS Kota Cilegon formasi 2019 berbasis Computer Assited Test (CAT), di Grandmangku Putra Cilegon, Senin (3/2/2020)."Kita ninjau kesini untuk memastikan terkait fasilitas untuk keperluan Seleksi CPNS, Seluruh fasilitas yang harus disediakan mudah-mudahan menurut kita maksimal seperti  Perangkat lunak komputer, jaringan internet, dan listrik. Semoga dengan tempat yang representatif, peserta mampu berpikir lebih maksimal," ujar Sekda Kota Cilegon saat ninjau Lokasi test.


Lebih lanjut Sari Suryati menuturkan, Pelaksanaan SKD CPNS formasi 2019 berbasis CAT tersebut akan dilaksanakan Pemkot Cilegon melalui Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Cilegon selama tiga hari mulai 4-6 Februari 2020." pelaksanaan SKD CPNS di Kota Cilegon akan diikuti oleh 4551 peserta,  untuk memperebutkan 183 formasi yang dialokasikan untuk Pemkot Cilegon," tuturnya.


Dikatakan  Sari Suryati, Pemkot Cilegon beserta Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Pusat, BKN Regional III, vendor, beserta pihak kepolisian, telah berkomitmen untuk mengamankan jalannya pelaksanaan seleksi CPNS di Kota Cilegon.


"Mudah-mudahan ini bisa maksimal yang keterima, bisa terseleksi dengan baik, dari manapun apakah dari Cilegon ataupun di luar Kota Cilegon. Secara Prinsip bahwa Pemkot Cilegon ingin memberikan yang terbaik bagi putra-putri bangsa kita. Kita sudah berupaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik untuk peserta," tutupnya.


Sementara itu, Heri Mardiana mengatakan, pada pelaksanaan SKD CPNS tersebut disediakan sebanyak 305 komputer yang akan digunakan peserta, dimana dalam satu hari akan ada 5 sesi, dan setiap peserta diberi waktu selama 90 menit. "Tadi server sudah disegel, artinya apa, kalau server sudah disegel, kita sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Ini disaksikan oleh BKN pusat maupun BKN regional," katanya.


Ditegaskan Heri Mardiana, persiapan yang telah dilakukan sudah maksimal, mulai dari perangkat komputer yang disediakan oleh vendor PT Krakatau Informasi Teknologi (KIT), jaringan internet, serta listrik selama tiga hari pelaksanaan. (Ir/HR/KOM).


 

'